by

BMI : Moeldoko dan Yusril Sudah Habis Masanya di Panggung Politik

Jakarta – Upaya pengambilalihan kursi Ketua Umum Partai Demokrat melalui Konferensi Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang dilakukan oleh Moeldoko hingga kini belum menemukan jalan keluar. Bahkan pengacara Yusril Ihza Mahendra turun gunung untuk menjadi kuasa hukum demi memenangkan kubu Moeldoko.

Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi menyebut bahwa kekuasaan dan kejayaan Moeldoko serta Yusril Ihza Mahendra pada dasarnya telah habis dimakan zaman. Era saat dulu memiliki kekuatan dan kekuasaan saat ini telah redup.

“Manusia ada kalanya berjaya, namun juga adakalanya redup dan usang dimakan zaman. Itulah yang akan kita saksikan melihat Moeldoko serta Yusril di kancah perpolitikan di Indonesia,” ujar Farkhan, Selasa (5/10).

Menurut Farkhan, sikap arogan dan watak keras seseorang dapat menghancurkan segalanya, begitu juga dengan kesombongan. Hal ini sudah menjadi suratan takdir dan sudah banyak contoh dalam sejarah peradaban dunia.

“Berkali-kali diberi maaf oleh Demokrat dan dibiarkan oleh Jokowi kok malah semakin menjadi,” ujar Farkhan

Farkhan menyebut untuk menghadapi Moeldoko, bukan saja Demokrat yang saat ini memberikan peringatan keras pada Moeldoko, namun sebaiknya Jokowi juga bersikap keras terhadap Moeldoko.

“Posisinya yang strategis sebagai Kepala KSP bisa membuat dia makin besar kepala dan ambisinya sampai ke sungai nil tempat ditenggelamkannya Firaun kalau terus menerus dibiarkan di panggung politik” ujar Farkhan

BMI berharap Moeldoko menyelamatkan nama baiknya dengan mengundurkan diri dan pensiun kembali ke kampung.

“Moeldoko dan Yusril eranya sudah habis, memaksakan muncul di samudera politik yang ganas hanya akan menggulung mereka suatu waktu,” tegas Farkhan

Farkhan menyebut hanya politisi berintegritas yang masih jaya ketika hari tua seperti BJ Habibie.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed