erbolehkan Konser Saat Kampanye, BMI Sebut KPU Tak Paham Situasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menjadi perhatian publik, lantaran salah satu komisionernya berstatmen memperbolehkan para calon pemimpin daerah melakukan kampanye dengan menyelenggarakan konser musik di tengah pandemi Covid-19. Selasa (15/9).

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen Bintang Muda Indonesia (BMI) Aditiya Utama menilai, pernyataan tersebut merupakan bentuk ketidak pahaman penyelenggara pemilu atas kondisi negara kita saat ini.

“Tolong agar KPU memihak pada segala upaya pencegahan penyebaran virus yang telah dilakukan masyatakat, ini tanggung jawab kita bersama baik penyelenggara maupun peserta Pemilu,” ujar Aditiya.

BMI menilai, justru kita harus mendukung agenda besar penghentian penyebaran virus covid-19. Berupa penyelenggaraan Pilkada yang dilaksanakan dengan menjaga protokol kesehatan secara ketat, terlebih setelah beberapa kandidat dinyatakan positif covid-19

“Masih banyak cara kreatif lain untuk berkampanye tanpa sedikitpun mengurangi esensi berdemokrasi dan tanpa harus menanggung resiko terpapar virus Covid-19,” tuturnya.

Perjuangan kita melawan covid-19 adalah perjuangan orang-orang yang sama bobot perjuangannya agar demokrasi tumbuh dengan baik di daerah. Jadi memperketat penjagaan protokol kesehatan sama pentingnya dengan suksesnya Pilkada.

“Jika penyelenggaraan Pilkada tahun ini dinilai masih ada persoalan regulasi yang tidak kontekstual terhadap kondisi negara hari ini, maka lebih baik Pemerintah segera mengeluarkan peraturan pemerintah yang menegaskan pentingnya menjaga protokol Covid-19 disaat Pilkada berlangsung,” ungkapnya.

Jadi, kata Aditiya, KPU jangan hanya berpatokan pada regulasi yang berbicara boleh dan tidak bolehnya konser musik itu diselenggarakan. Tetapi harus juga melihat pada situasi yang sedang dihadapi negara sekarang.

“Kita sedang sama-sama berjuang melawan Covid-19, jadi berfikirlah lebih jernih di tengah situasi krisis seperti ini dan segera cari jalan keluarnya agar rakyat tidak perlu menanggung resiko lebih berat,” tegas Aditiya.

Check Also

BMI Jatim Turut Menyambut Kedatangan AHY di Surabaya

Surabaya – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tiba di Surabaya, pada Rabu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *