by

Gede Pasek Disarankan Pasang Lukisan Orang Gantung Diri Di Monas

Wasekjen DPN Bintang Muda Indonesia Fitrianova Asriani mengingatkan agar Gede Pasek tak hanya mengkritisi aksi terorisme namun juga aksi kalangan teroris demokrasi.

“Teroris demokrasi ini bermimpi kalau ia mau bunuh diri politik dengan mengorbankan integritas maka surga karir akan didapat, nah ini kacau, buktinya karir Gede Pasek selama ini terus menurun dan terakhir ikut dalam gerombolan teroris demokrasi pada Demokrat tapi hasilnya babak belur”ujar Fitrianova Asriani, Wasekjen BMI.

Fitria menyebut bahwa teroris demokrasi memiliki doktrin bahwa bunuh diri politik dengan mengorbankan integritas dan akal sehat dapat membuat ia meloncat lebih tinggi namun yang terjadi ia seperti menyetir sepeda motor yang lepas rem dan akhirnya nabrak.

“Kemarin dia jahat ke Nazaruddin setelah sepaket dengan Moeldoko dia baik – baik saja, menurut saya negeri ini memang kompleks masalah tambahan di era pandemi, kami menduga Gede Pasek terpaksa menjadi teroris politik dan demokrasi karena ia walaupun Sekjen tapi berasal dari partai satu persen suara, masya Allah pusinglah dia, padahal sudah bagus ruang kerjanya, tinggal dikasi lukisan bergambar orang gantung diri di monas”ujar Fitria menyindir Gede Pasek.

Fitria menyebut geng gede pasek teruji membuat HANURA kini jadi satu persen. “Pak SBY dan Wiranto sudah beri dia jalan karir tapi balasannya dia adalah melawan dan melupakan etika” ujar Fitria.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed