by

HIDUP SEUTUHNYA ALA CAK FARKHAN

SLAWI – Kalau kita lihat dari sosok pemimpin, biasanya identik dengan aura karismatik, punya visi misi ke depan, mampu mengendalikan apa yang dipimpin dan pemimpin sebagai orang yang menjalankan tugas kepemimpinan harus memiliki kemampuan dalam mengatur, mengarahkan, dan melayani orang-orang yang berada di bawah kepemimpinannya.

Malalui pola kepemimpinan yang humanis dan santun, inilah sosok pemimpin akan mendapatkan tempat di hati anggota dan yang lebih luas lagi masyarakat.

Disisi lain seorang pemimpin itu harus punya karakter, punya kredibilitas, menjadi inspirasi keteladanan dan mampu menumbuhkan harapan. Pemimpin berkarakter sudah barang tentu akan menjadi impian masyarakat.

Begitu yang kami temukan pada sosok Ketum BMI, cak Farkhan Evendi yang setiap harinya selalu mengeluarkan aura positif yang berdampak kesejukan bagi orang-orang disekitarnya.

Sosok cak Farkhan begitu santun dalam prilaku dan tindakannya, cukup tenang pembawaannya. Jiwa dan pemikirannya selaras sejalan dalam melangkah. Semua itu selalu dijadikani contoh bagi teman temannya di Bintang Muda Indonesia.

“Jarang sekali kita jumpai sosok pemimpin yang sangat tenang jiwanya dan juga spiritualnya yang begitu mapan”. Ujar, Lency

Ketenangan jiwa adalah suatu anugerah Allah swt yang sangat berharga. Banyak manusia yang merindukanya, namun sedikit sekali yang dapat memperolehnya. Hal ini disebabkan banyak manusia lupa pada penciptanya, lupa pada Dzat yang memberi kebahagiaan.

Dalam mencari kebahagiaan manusiapun beragam dalam prosesnya. Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yg terlalu bernafsu. Namun mudah, bagi mereka yang tenang pasti tahu apa yg mereka cari.

“Ketenangan Cak Farkhan sangat terasa sekali, dan bisa kita lihat pada tutur katanya yang begitu lembut, juga prilakunya yang begitu sopan, jarang sekali emosional dalam menghadapi persoalan apapun”. Ucap, Lency

Lency Pramono sebagai Ketua Departemen Kebijakan DPN BMI, yang selalu menemani dan dekat dengan Farkhan Evendi mengungkapkan ada beberapa hal yang ada pada diri beliau, dimana kehidupan spiritualnya sangat matang, dalam mengimbangi gerak politiknya. Sosoknya ibarat lampu-lampu yang menerangi jalan tol yang mendatangkan ketenangan.
Dalam diri Farkhan Evendi lampu-lampu itu, saya artikan adalah sebagai pengalaman, terbiasa dalam berbagai laku dan perjalanan kehidupan, atau istilahnya masuk gunung dan masuk kota sama-sama biasa.
Beliau cukup lama berproses di Partai Demokrat, besar kemungkinan beliau belajar dari Pak SBY yang santun dan juga Ketum Demokrat AHY yang selalu seimbang antara pola makan dan olahraga.
Disisi yang lain Farkhan Evendi selalu menganggap positif setiap orang dan andaikan mengkritik yang dikritik adalah tindakannya dan bukan orangnya

Setiap diskusi selalu memberi masukan dan menekankan tentang BMI yang harus selalu, Cerdas, Santun dan Peduli. Dan ketenangan dalam segala hal akan memunculkan pemikiran yang jernih sekaligus menjadikan keadaan selalu kondusif.

Maka dari itu, DPN BMI mengajak ditengah tingginya dinamika politik agar rakyat memilih pemimpin yang tingkat ketenangannya tinggi, yang membuat ia jelas dan hati-hati dalam menggerakkan yang dipimpin untuk mencapai tujuan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed