by

Ketum BMI Sarankan PDIP untuk Mendidik Ruhut Agar Tak Permalukan Partainya

Sikap Ruhut Sitompul yang ikut campur dalam persoalan Partai Demokrat hingga meminta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk meminta maaf kepada Presiden Jokowi, ditanggapi secara keras oleh Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi.

Ia menyebut Ruhut sebagai politisi yang kurang kerjaan, hingga ikut campur urusan orang. “Kok kesannya orang satu ini kurang kerjaan, ikut campur urusan orang,” ujar Farkhan.

Farkhan menyarankan agar PDIP partai Ruhut sekarang, untuk mendidik atau memberinya pekerjaan supaya tidak mengurusi rumah tangga partai lain.

“Kami melihat Ruhut ini track recordnya tak jelas, jadi pengacara tak tahu siapa yang masih pakai dia, di PDIP kita tak tahu dia dipajang jadi apa, jadi Youtuberpun pengikutnya sedikit. Jadi kalau bisa kami minta kepada Presiden Jokowi dan PDIP didiklah benalu satu itu atau suruh minggir agar tak mempermalukan Ibu Mega dan PDIP,” ujar Farkhan.

Farkhan menyebut Ruhut tak lebih dari nyamuk yang tak perlu digubris.

“Pak Ruhut sudah tua, tak pernah jadi kebanggaan ketika di Demokrat begitu juga sekarang di PDIP, kalau memang kurang kerjaan daftar kartu Pra Kerja saja, daripada jadi mirip orang linglung yang nabrak sana nabrak sini,” ucap Farkhan.

Farkhan menyebut, tak mungkin ada kader Demokrat sejati yang sampai lakukan konsultasi ke Ruhut. “Kader sejati kami ya pasti malu kalau sampai konsultasi ke orang menyusahkan, dulu dia itu cuma bikin susah kami, kini dia cuma fosil yang mudah mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Jokowi, Bu Mega dan PDIP tapi kalau fosilnya tak bermanfaat ya dilempar saja ke kolam kodok,” ujar Farkhan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed