by

MILENIAL “BAPER”

-Opini-107 views

 

Kirana Pungki Apsari, SH

Sekretaris Departemen Kajian dan Opini Publik

Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia

Kaum milenial merupakan sumber  kekuatan bangsa yang memiliki peranan yang sangat strategis dalam perkembangan dan kemajuan bangsa itu sendiri dimasa yang akan datang. Dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Profil Generasi Milenial Indonesia menjelaskan teori William Strauss dan Neil dalam bukunya yang berjudul Millenial Rising: The Next Great Generation (2000). Sebagai gambaran singkat, Generasi Milenial atau Generasi Y adalah kelompok manusia yang lahir antara tahun 1980an hingga 2000. Mereka disebut sebagai generasi yang lahir di jaman keajaiban teknologi dan internet telah lahir, oleh karena itu kehidupan kaum milenial tidak terlepas dari teknologi kekinian seperti sosial media, hal ini membuat kehidupannya begitu dinamis dan tentunya menarik, walau begitu kehidupan milenial tidak boleh terlalu identik dengan gaya hidup yang hedonism, kehidupan milenial tidak boleh terputus dari nilai-nilai keagamaan, pendidikan, polituk, ekonimi, sosial dan budaya.

Berperan sebagai menentukan arah bangsa kaum milenial saat ini sedang mencatat sejarah mereka sendiri untuk generasi di era selanjutnya, sama seperti generasi muda sebelumnya yang telah di catat sejarah bahwa anak muda memiliki keterlibatan aktif dalam membangun bangsa dalam berbagai sektor, perjuangannya sudah pasti tidak sama namun cita-citanya sama yaitu bagaimana Indonesia menjadi maju, kaum milenial harus mengambil nilai-nilai positif yang merupakan representasi dan menjadi inspirasi kaum milenial seperti semangat nasionalisme, cinta tanah air, gotong royong dan perdamaian. saat ini kaum milenial berani langsung mengambil peran, hal ini dapat dilihat dari kaum milenial yang sukses bidang wirausha, keterwakilan kaum milenial menduduki tampuk pemerintahan dan menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang baru-baru ini menyuarakan dengan kritis terhadap Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja karena dianggap tidak berpihak kepada masyarakat. Untuk itu kaum milenial harus meningkatkan kapasitas diri, dan menyadari bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang baik dan melimpah jadi perlu untuk di kelola oleh orang-orang yang memiliki kualitas yang mempuni dalam berbagai sektor.

Dalam menyongsong era revolusi 4.0 dan society 5.0 kaum milenial akan menghadapi tantangan yang tidak mudah karena teknologi yang semakin maju menuntut kaum milenial untuk memiliki pemikiran dan gerakan yang maju pula guna membangun bangsa yang lebih baik kedepannya, untuk itu kaum milenial harus kritis, visioner dan observatif agar mampu bertahan dan mempunyai daya saing secara mendunia, fenomena era revolusi 4.0 dan society 5.0 harus benar-benar disiapkan secara terstruktur dan sistematis, mulai dari mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas kemudian dengan kebijakan pemerintah yang tepat dalam mendukung hal ini seperti pendidikan yang implementatif dan sesuai dengan kebutuhan zaman, dan yang tidak kalah penting dari itu adalah memperkuat karakter dan identitas bangsa dengan memberikan pengetahuan sejarah bangsa untuk menumbuhkan rasa naionailisme, cinta tanah air dan membangun tolerasi terhadap keberagaman, sehingga dengan segala potensi yang dimiliki oleh kaum milenial dapat berkontribusi dan membawa perubahan bagi Indonesia. Maka dari pada itu jika tidak direncanakan dengan baik era revolusi 4.0 dan society 5.0 akan terlewat dan sia-sia.

Hidup pada era teknologi yang canggih ada beberapa hal penting yang harus tertanam didalam diri kaum milenial yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Semangat, bekerja keras dan pantang menyerah sehingga memiliki integritas. Yang tak kalah penting adalah peranan kaum milenial dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak harus menduduki jabatan yang strategis sebagai warga negara yang baik harus dapat bekerja sama tanpa memandang perbedaan agama, suku, maunpun gender, bersinergi dan kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Ayo gunakan peluang ini dengan sebaik-baiknya dan jadilah milenial “baper” bawa perubahan untuk Indonesia maju.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed