by

Mohon Pemerintah Jangan Sepelekan Nyawa Rakyat Indonesia

-Berita, Nasional-280 views

Pemerintah harus lebih tanggap dalam menyelasaikan pandemi saat ini. Kebijakannya harus sinkron dan jangan sepelekan nyawa rakyat.

Hal ini dikemukakan oleh Indiska Handiayana Wasekjen DPN BMI dalam wawancara lewat daring.  “Kita berharap Pemerintah tanggap soal ini, namun secara garis besar kita lihat pandemi justru membuat Pemerintahan yang lambat justru menjadi bertambah lambat. Mohon pemerintah jangan sepelekan nyawa rakyat,” ungkapnya

Indiska mengatakan bahwa secara garis besar pandemi justru membuat pemerintahan yang lambat justru menjadi bertambah lambat. Hal ini bisa dilihat dalam menangani bansos yang carut marut serta ketersediaan fasilitas dari pasien covid yang dirasa semakin kurang.

Menurutnya angka positif covid baru masih lebih tinggi dari angka sembuh. Ditambah lagi dengan puncak pandemi gelombang yang sampai sekarang satu belum kelihatan. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian lebih, mengingat rakyat yang menjadi koran semakin banyak.

“Apalagi kalau covid baru yang lebih ganas sudah mulai masuk. Miris melihat kondisi Indonesia, ini akibat kebijakan yang abaikan keselamatan rakyat” ujar Indiska Handiayana, Wasekjen DPN BMI.

Menurut Indiska pemerintah tampaknya belum dapat membedakan mana api dan asap. ” Ini terlihat d beberapa kebijakan. Misalnya kebijakan di sektor pariwisata yang bertabrakan, satu sisi pemerintah menghimbau jaga jarak namun disisi lain aspek kunjungan wisata mau digenjot,” ungkapnya.

Pemerintah juga dinilai tidak serius dalam kebijakan bansos agar bansos tepat sasaran. Terbukti bansos dikorup, pemalsuan surat keterangan bebas covid-19 yang dipalusikan dan lain sebagainya.

Yang menjadi problem berikutnya adalah di beberapa daerah sudah terjadi kurangnya jumlah perawatan bagi  pasien covid-19 “

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed