Organisasi BMI Miliki Agresifitas Sangat Tinggi

Meski keberadaan organisasi Bintang Muda Indonesia (BMI) yang didominasi dari kalangan milenial relatif baru terbentuk sebagai sayap Partai Demokrat, tetapi memiliki agresifitas dan pergerakan yang sangat tinggi.

BMI sebagai underbaw atau sayap Partai Demokrat bersama AMD, AMPD, KNPD, FKKPD terus berkonsolidasi di seluruh daerah melakukan restrukturisasi yang diprioritaskan di daerah-daerah yang sedang mengadakan proses Pilkada Serentak 2020.

Demikian diungkapkan Dewan Pembina BMI yang juga Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, HE Herman Khaeron kepada sejumlah awak media, Jumat (13/11/2020).

Prioritasnya, sambung dia, saat ini membentuk struktur di daerah-daerah yang mengikuti proses Pilkada Serentak 2020 dan membantu kemenangan calon yang diusung dari Partai Demokrat. Semakin banyak dukungan yang isinya jaringan, minimal mereka membentuk jaringan hingga di tingkat kecamatan.

“Minimalnya memang kita dipersyaratan di dalam peraturan organisasi, sebagai organisasi sayap terbentuk di seluruh kabupaten se-Jawa dan minimal terbentuk 50 persen ditingkat kecamatan,” ujarnya.

Dikatakan, BMI memanfaatkan momentum Pilkada ini untuk melakukan konsolidasi sekaligus restrukturisasi, hampir semua sayap Partai Demokrat didominasi dari kalangan milenial.

BMI saat ini sudah terbentuk di seluruh kabupaten dan hampir di seluruh propinsi.

“Organisasi sayap Partai Demokrat, ke depan untuk tingkat pusat memiliki suara kongres. Ditingkat propinsi dan kabupaten/kota mereka berkolaborasi memiliki satu suara, misal di Indramayu terdapat 5 atau 6 organisasi sayap Partai Demokrat maka akan bergabung memiliki satu suara dalam kongres atau muscab,” terangnya.

Sementara Ketua DPC BMI Indramayu, H.Nico Antonio berharap, dengan terbentuknya BMI sebagai organisasi sayap partai dapat memberikan suara kemenangan pasangan calon Sholihin-Ratnawati (Sholawat) agar dapat menyuarakan kalangan milenial, karena selama ini mungkin banyak yang belum tersentuh.

Baik pada program pemerintah daerah ataupun dari pasangan calon tertentu. Melalui pergerakan kalangan milenial ini, dapat mewarnai situasi perpolitikan di Indramayu.

“Pergerakan kalangan milenial masih identik dan masih memiliki idealisme yang cukup bagus. Saat ini BMI sudah terbentuk 18 PAC. Mereka akan bergerak untuk mensukseskan kemenangan paslon Sholawat, target ke depan BMI ada di 31 kecamatan,” ungkapnya. (sumber : laman kabarcirebon.com)

 

Check Also

BMI : Negara Harus Tuntaskan Teror Sigi

Wasekjen DPN Bintang Muda Indonesia Aditya Utama, menyampaikan pandangan terkait kasus Teror MIT di Sigi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *