by

Pantun Untuk Moeldoko

Tanam Pinang Rapat”

Agar Puyuh Tak Lari

Kalau Ku Tau Begini

Ngapain Aku Ke Tanah Deli

 

Cinta Ditolak

Dukun Bertindak

KLB Ditolak

Muldoko Mencak-Mencak

 

Aneka ekspresi netizen ditangkap oleh BMI salah satunya di pantun itu menurut Lency karena desakan rakyat terlalu kuat.

“BMI bahkan juga memantau percakapan netizen seperti juga riset yang dilakukan oleh sebuah lembaga pengamat percakapan publik di medsos, memang resikonya berat kalau Moeldoko mau terus maju” ujar Lency Pramono, Departemen Kebijakan Opini Publik DPN BMI.

Lency menyebut kekuatan medsos salah satunya adalah menjaga demokrasi.

“Perlawanan kita semua, baik melalui kopi, puisi, syair dan segenap perlawanan yang kita bisa sejatinya adalah the power of netizen karena dari medsos kita berhasil mengkonsolidasikan kemenangan” ujar Lency.

Lency menyebut sejatinya Demokrat akan tetap membangun budaya demokrasi yang ada pasca kemenangan PD di Kemenkumham.

“Berpantun ria, membaca puisi, baca shalawat bareng dan seterusnya tetap kita lakukan baik di taman partai Demokrat dan lainnya” ujar Lency.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed