Rencana Kepulangan Rizieq Syihab, BMI Sebuat Pemerintah Tak Perlu Khawatir

Pendiri Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) baru saja mengumumkan rencana kepulangannya ke Indonesia. Ia memastikan akan sampai di Indonesia pada 10 Nobember 2020.

“Hari Senin tanggal 9 November, Insya Allah saya dan keluarga akan terbang dari Bandara Jeddah pukul 19.30 waktu Saudia. Insya Allah, Pesawat kami akan tiba di Cengkareng pada 10 November di Terminal III pada pukul 09.00 waktu Jakarta,” terangnya.

Menurut Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi kabar kepulangan HRS ini tidak perlu membuat Pemerintah khawatir.

“Tidak perlu ada yang dikhawatirkan dari kabar kepulangan Habib Rizieq, justeru kami mendorong agar Presiden bisa merangkul dan mengakomodir aspirasi seluruh umat Islam di Indonesia. Insyaallah tidak ada masalah,” ujar Farkhan

Selanjutnya, Farkhan juga menyarankan agar Pemerintah berhenti membatasi saluran aspirasi dari kelompok mana pun. Karena dengan membatasi suara masyarakat, justru akan menimbulkan masalah.

“Toh semua ormas Islam maupun Tokoh Islam membuka komunikasi dengan Presiden, sejauh aspirasi itu disampaikan dengan baik artinya mereka bukan teroris yang tak jelas identitasnya,” ujar Farkhan.

Farkhan juga menjelaskan kepulangan Habib Rizieq harus dilihat sebagai contoh sikap seorang warga Negara Indonesia yang baik.

“Jaman Pak SBY, FPI bebas menyampaikan kritik dan pemerintahan berjalan dengan baik-baik saja, karena Pak SBY tak pernah mencoba membatasi aspirasi,” tegasnya.

Check Also

AHY: “AMAN” kan Medan”, “AMAN” kan Suara

Setelah mengunjungi Jambi dan Padang, Sumatera Barat, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *