by

Sengketa Lahan Ponpes Habib Rizieq, BMI Ingatkan Penguasa Jangan Rampas Hak Umat

Bintang Muda Indonesia, Jakarta (26/12/20) – Pondok Pesantren Alam dan Agrokultural Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat milik pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) yang digugat oleh PTPN VIII menuai keprihatinan banyak kalangan.

Kasus tersebut dianggap sebagai bentuk ketidak adilan negara terhadap rakyatnya. Pasalnya, lahan yang digugat oleh PTPN VII tersebut, oleh HRS dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Sedangkan pada saat yang sama banyak perusahaan besar yang bersekutu dengan kekuasaan hingga bisa dengan mudah menguasai lahan begitu luas.

Hal tersebut disampaikan oleh Waskjen Bintang Muda Indonesia (BMI) Aditiya Utama. Ia juga menilai apapun kondisi HRS sekarang, faktanya telah banyak jasanya untuk kepentingan umat.

“Faktanya yang dilakukan HRS itu bermanfaat untuk umat. Jangan sampai kemanfaatan yang sudah diterima umat ini diganggu, apa lagi coba dirampas hanya karena motif politik,” tutur Aditiya.

Lebih lanjut, Aditiya mengingatkan kepada para pihak yang berwenang agar jangan tutup mata dengan kasus ini. Kalau sampai hal demikian dibiarkan, menurutnya, artinya penguasa tidak lagi berpihak pada keadilan.

“Lihatlah ini dengan hati nurani, agar keadilan benar-benar hadir. Jangan sampai nafsu kekuasaan terlihat begitu sewenang-wenang hingga tega merampas hak umat,”tegas Aditiya.

Sebelumnya, mantan ketua DPR RI Marzuki Alie juga menyampaikan hal serupa. Politikus Partai Demokrat tersebut sebelumnya telah mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Dalam pesannya tersebut, Marzuki Alie memohon kepada Mahfud MD untuk berpihak pada keadilan dan meminta agar aset milik HRS yang sangat bermanfaat bagi umat tersebut tidak turut dihabisi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed