by

Survei IDM Menempatkan Demokrat Diposisi Tiga Besar, BMI Sebut Didukung Sejumlah Faktor

Indonesia Development Monitoring (IDM) melakukan survei terhadap opini masyarakat terkait sikap masyarakat terhadap pemerintah dan partai politik (Parpol) selama pandemi Covid-19. Hasilnya cukup mengejutkan, Partai Demokrat dalam survei ini berada di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 11,6 persen.

Organisasi sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) menyebut bahwa hasil itu disebabkan oleh beberapa Faktor baik dari dalam maupun luar.

Hal tersebut disampaikan oleh Wasekjen BMI, Aditiya Utama. Ia menyebut posisi Demokrat dalam survei tersebut tentu disebabkan oleh adanya catatan-catatan merah dari kenerja pemerintah yang terakumulasi sejak lama.

“Catatan pertama, pemerintah sejak lama telah dianggap gagal menjaga marwah lembaga seperti KPK, yang kita tahu telah memantik terjadinya demonstrasi besar-besaran dari banyak elemen masyarakat,” kata Aditiya, Rabu (2/2/2021).

Catatan kedua, disahkannya UU Ciptakerja atau Omnibuslaw juga menyulut kekecewaan dari kalangan. Disaat yang sama Demokrat justru menunjukan keberpihakannya terhadap rakyat.

“Keduanya juga merupakan faktor penting bagi posisi Demokrat saat ini, yang juga perlu dilihat diluar bagaiamana Demokrat merespon adanya krisis akibat pandemi covid-19. Rakyat pelan-pelan memahami partai mana yang benar-benar konsisten memperjuangkan haknya, sehingga pantas untuk dipilih,” tutur Aditiya.

Faktor ketiga, kata Aditiya adalah peran Demokrat yang sangat aktif dalam penanggulangan bencana covid-19. Dibawah kepemimpinan AHY, Demokrat beserta organisasi sayapnya telah melakukan kerja nyata dalam membantu rakyat mengahadapi bencana covid-19.

“Selanjutnya faktor yang terakhir, adalah karena tumbuh suburnya organisasi sayap dalam tubuh Partai Demokrat yang memiliki sikap egaliter dan membuat nyaman para pendatang baru, melalui organisasi sayap inilah banyak orang-orang yang satu visi dengan Demokrat mulai melabuhkan pilihan politiknya,” jelas Aditiya.

Ia menyebut faktor inilah yang membuat Demokrat melonjak pada posisi ketiga besar. Karena sebagai partai oposan yang rela memilih jalan sepi dan berhadapan dengan banyaknya partai pendukung pemerintah namun tidak memiliki keberpihakan terhadap rakyat.

“Kami menyambut baik pencapaian ini, semoga dapat memotivasi kami BMI untuk lebih bersemangat membawa Demokrat lebih dicintai rakyat. Itu tugas berat, karena pada posisi ini artinya kita warga Demokrat memiliki tanggungjawab untuk menjaga kepercayaan rakyat. Tapi beratnya sebanding dengan tekad kader BMI yang begitu besar,” tegas Aditiya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed