Tanggapi Isu Penundaan Pilkada, BMI Harap Keputusan Tetap Didasarkan pada Kualitas Demokrasi

Ihwal banyaknya desakan dari suara yang meminta penyelenggara Pilkada Serentak 2020 ditunda. Penundaan Pilkada menyusul situasi pandemi Covid-19 di Indonesia belum terkendali.

Menanggapi isu tersebut, Bintang Muda Indonesia (BMI) melalui Ketua Umum Farkhan Evendi, berpendapat, yang harus tetap dijadikan dasar untuk menjawab persoalan ini adalah pada kualitas penyelenggaraan demokrasi.

“Maksud saya pembicaraan kita juga harus tetap didasarkan pada kualitas penyelenggaraan demokrasi. Bahwa pergantian pemimpin itu penting bagi keberhasilan dan kemajuan daerah, ” kata Farkhan.

Maka agar demokrasi kita tetap berkualitas, kata Farkhan, maka proses pendekatan antara calon dan rakyat harus lebih berkualitas. “Adanya pandemi membuat pencapaian kualitas itu jadi terhambat, yang seharusnya kampanye bisa dilakukan secara masif disituasi begini tentu tidak bisa,” ungkapnya.

Kalau calon masih diperbolehkan menggunakan cara-cara konvensional saat berkampanye, tentu itu akan sangat beresiko. Maka perlu ada inovasi dan kreatifitas agar kualitas demokrasi meningkat dan resiko pandemi bisa ditekan.

“Atas dasar itu, tentu baik calon maupun masyarakat butuh waktu untuk beradaptasi” terangnya. Lebih jauh Farkhan juga menjelaskan, karena belum ada kepastian kapan kurva penularan virus ini bisa berada pada tahap menurun bahkan melandai, maka penting adanya sosialisai protokol covid-19 secara matang terhadap calon kepala daerah, masyarakat, maupun penyelenggara pemilu itu sendiri.

“Agar semua itu bisa dilakukan secara maksimal, tentu kita butuh waktu. Harus kita sadari ini situasi yang tidak biasa bagi perjalanan demokrasi kita, maka kita harus tekankan bahwa masyarakat butuh waktu untuk berdaptasi dengan cara-cara baru dalam mengenal calon pemimpinnya,” ungkapnya.

Karena, tambah Farkhan, hanya melalui pilkada rakyat punya harapan. Beri rakyat waktu untuk bisa lebih jauh menilai kandidat yang akan dipilih. “Karna menyangkut nasib mereka ke depan. Jangan sampe momentum ini menjadi seremonial belaka,” tegasnya.

Tetapi meski demikian, Farkhan mengungkapkan, bagi BMI pandangan ini belum final. Sebagai sikap resmi organisasi pihaknya akan tetap menunggu sikap resmi dari Partai Demokrat.

Check Also

BMI Dukung KPK Usut Suap KKP

Bintang Muda Indonesia Mendukung KPK mengusut suap di KKP terkait bibit lobster yang berujung pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *