by

Ada apa di BPN Lebak?

BANTEN – OTT kepada 3 Orang Pegawai BPN dan 1 Orang oknum lurah tidak lah begitu mengejutkan, karena banyak sekali masyarakat mengeluhkan pelayanan BPN Lebak. Selain di duga banyak Oknum, Markus juga Pat Gulipat Proses surat menyurat pertanahan.

Ada beberapa Proses yang membuat miris permasalahan administrasi BPN lebak. Padahal hal tersebut sudah lama di suarakan oleh masyarakat maupun aktivis di lebak, bahkan bisa jadi Polda Banten, Lambat dalam menangani Permasalahan Administrasi di BPN lebak.

Saya kasih Bocoran dikit nih.
1. Tanah di lebak banyak di Kuasai Cukong, yang bekerjasama dengan Oray Taneh. Oray taneh ini bekerja sama dengan oknum Lurah dan jeger jeger Lokal, menguasai Surat surat tanah masyarakat yg blm sama sekali di beli.

2. Tanah di Lebak Banyak di Kuasai Cukong, yang bekerja sama dengan Markus BPN. Oknum BPN biasanya bekerja sama dengan sanak, saudara dan kawannya untuk mengumpulkan data dari Para Oray Taneh, dan Memploting Tanah menjadi HGU atau Milik Para cukong, padahal tanah tersebut belum di bayar sama sekali kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak akan memiliki hak apapun atas tanah tersebut.

3. Tanah tak bertuan atau lama tak di kuasai pemilik, atau lama tidak di bayar Pajaknya di karenakan di tinggal pemilik sah. Biasanya di rampas oleh Oknum BPN yang bekerjasama dengan Para Oray Taneh, Markus dan Jeger Lokal. Dan di Jual ke Orang lain tanpa pemilik sahnya.

Terlalu lama Oknum BPN menikmati hasil Pat Gulipat Proses ini. Krn memang ketika masyarakat mengadukan masalahnya terkait Proses administrasi tanah. Oknum BPN sama sekali tidak tersentuh Hukum alias kebal Hukum.

Dengan adanya OTT di BPN ini, apakah POLDA BANTEN bisa mengungkap Para Mafia Tanah di Lebak?

Jawabannya. GAK MUNGKIN!!! dan Saya PESIMIS!!

Jika Kepolisian, lagi lagi main mata dengan para oray taneh, markus dan Jeger Jeger di Kab lebak. Dan Masyarakat Kembali akan terus menjadi korban atas keserakahan Mafia Tanah.

WASALAM…. Wiwid Dayadi BMI Banten

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed