by

BMI : Kasus Iparnya Presiden, Dimana Ujungnya? Sudah Dinginkah Kopinya?

JAKARTA – Wasekjen DPN BMI Irwan Saputra Pajerih mengingatkan KPK untuk mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan saudara kandung Ibu negara yang notabene Ipar Presiden

“Nah barang ini bagaimanakah kabarnya, sudah dinginkah kopinya, ini kasus sempat panas dan waktu itu sejumlah akademisi dan Tokoh Nasional sudah ingatkan KPK agar serius soal ini” ujar Irwan

Bertahun-tahun sebelumnya, Adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Arif Budi Sulistyo, dihadirkan dalam sidang kasus suap pengurusan pajak di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, hari ini. Arif akan dimintai keterangan bersama 3 saksi lain.

“Yang dipanggil Arif, Handang, Yustinus, dan Andreas,” kata jaksa KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi saat itu, Senin (20/3/2017).

Dalam persidangan sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Ken Dwijugiasteadi mengaku pernah bertemu dengan Arif. Pertemuan itu berlangsung di kantor Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ken menyebut pertemuannya dengan Arif dijembatani Kepala Subdirektorat Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Handang Soekarno. Handang kini berstatus pegawai nonaktif karena disangkakan menerima gratifikasi dari terdakwa. Ken mengaku pertemuannya dengan Arif untuk membahas perihal pengampunan pajak.

Dalam surat dakwaan memang disebutkan pertemuan antara Ken dan Arif pada 23 September 2016. Namun jaksa KPK tidak merinci isi pertemuan itu. Kemudian, pada 4 Oktober 2016, jaksa KPK menyebut Ken mengarahkan Haniv (Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus) untuk memerintahkan Jhonny Sirait (Kepala KPP PMA Enam) agar membatalkan Surat Pencabutan Pengukuhan PKP (Pengusaha Kena Pajak) PT EKP.

Terkait dengan kasus itu, Presiden Jokowi menegaskan penegakan hukum yang adil terhadap siapa pun. Jokowi mengaku tetap menghormati penanganan hukum kasus dugaan suap Kasubdit Ditjen Pajak Handang Soekarno yang menyeret nama adik iparnya, Arif Budi Sulistyo.

“Nggak benar ya, diproses hukum saja. Kita semuanya menghormati proses hukum yang ada di KPK. Kita semua harus menghormati proses hukum yang ada di KPK. Saya yakin KPK bekerja sangat profesional dalam memproses semua kasus,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed