by

Jus Pajak “Miskinkan Rakyat” Ala Sri Mulyani

Upaya Sri Mulyani mengawinkan Data KTP dan NPWP guna mengejar pajak lebih banyak dikritik oleh DPN BMI.

“kami menyebutnya dengan istilah menjuice atau meleburkan keduanya, jadi semacam apa ya istilahnya, Jus Pajak Miskinkan Rakyat Ala Sri Mulyani, seolah hidup rakyat tak ada manis-manisnya kini dikejar pajak begitu” ujar Nanang Rifai, Fungsionaris DPN BMI.

BMI menilai dengan rekam jejak pendidikan dan mengajar yang begitu banyak harusnya Sri Mulyani mampu memberi arah kemajuan ekonomi negara dengan pikiran-pikirannya dari kampus.

“Tapi yang dia bisa bukan akal merdeka dari kampus, melainkan Akal penjajah yang terus menerus menggigit pajak rakyat” ujar Nanang

Nanang menyebut sosok strong bagi Asing seperti Sri Mulyani adalah sosok Tokoh Penarik Pajak Nomor satu sepanjang sejarah NKRI dimasa Pemerintahan Jokowi.

“Jadi tiap rumah penduduk seolah hampir setiap saat ada hantu penarik atau pemungut pajak, tak kan nyaman kita bernegara kalau saban hari negara bicara pajak ini pajak itu lalu bagaimana terus menerus mengejar rakyat” tegasnya.

BMI Meminta agar Komisi yang membidangi Keuangan di DPR untuk memanggil Sri Mulyani kok tega-teganya tiap saat bicara soal pajak ditengah rakyat berat menghadapi pandemi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed