by

Pemimpin Jangan Suka Salahkan Pemimpin Masa lalu.

Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia Farkhan Evendi menyebut salah satu penyakit hati pemimpin saat ini adalah menyalahkan pemimpin sebelumnya.

“Apakah penyakit hati itu bisa sembuh, sulit kalau sudah tabiat ya, mencari kambing hitam terus, ibarat dalam sebuah keluarga, suami menyalahkan gaya istrinya dengan mencari kambing hitam inilah didikan orang tuanya, padahal setelah di akad, tanggung jawab apapun soal istri adalah suami”ujar Farkhan.

BMI menyebut adalah wajar rakyat melihat pemerintah saat ini benar-benar tak bisa memikirkan pembangunan yang pro rakyat. “Bangun bandara, bangun jalan, habis-habisan, tapi tak dipakai, duitnya dari hutang lagi” ujar Farkhan.

BMI mengajak rakyat memilih pemimpin yang jauh dari penyakit hati akut sebab kalau hatinya bersih, akalnya bakal memikirkan pembangunan dengan benar dan adil.

“Pemimpin yang hatinya bersih akan memancarkan kasih sayang pada rakyat, pada akhirnya kepemimpinan juga urusan hati” ujar Farkhan.

Farkhan juga menyebut urusan penyakit hati susah disembunyikan. “Bisa nampak dari statment, sorot mata, mimik wajah atau getaran suara permusuhan, lalu dia akan sibuk membuat fitnah dan hoax, apalagi bila dirasa kekuasaannya terancam” ujar Farkhan.

Farkhan menghimbau agar pemimpin menjauhi penyakit hati termasuk bila berujung pada sikap otoriter. “Khawatir kemudian turunan penyakit hati turun ke penyakit fisik seperti sakit jantung dan lain sebagainya seperti yang dialami beberapa pemimpin otoriter” ujar Farkhan

Bagi BMI, kenapa harus hidup dengan penyakit hati, toh hidup ini harus bahagia dengan hati lapang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed