by

Perebut Partai terlalu halus, lebih cocok Penghancur Demokrasi

Bintang Muda Indonesia menyebut bahwa Moeldoko terlalu halus disebut perebut partai karena kader partai ini yang memiliki hak suara tak setuju dengan Moeldoko.

“Masih manis kalau sebutan perebut parpol, apanya yang direbut, lebih pantas Moeldoko disebut Orang Halu Ngaku Ketua Partai alias Penghancur Demokrasi”ujar Indiska Handiana, Wasekjen DPN BMI.

Indiska menyebut yang dinamakan merebut itu apabila subyek dan obyek sama dalam wilayah saling suka dan saling meridhoi, kalau cuma salah satu bahkan cenderung merasa itu namanya orang Halu atau gede rasa”ujar Indiska.

Sikap ngaku – ngaku adalah tabiat yang sama dimiliki Jhonny Allen, Max Sopacua, Damrizal dan lainnya.

“Sekarang ramai istilah pelakor ya karena sama-sama saling suka, kalau merasa atau bahkan memaksa yang klaimnya adalah sepihak tentu namanya bukan pelakor tapi lebih rendah dari itu dan itu bukan katagori gosip menarik melainkan berita penghancur demokrasi dan orang-orangnya ya Tampang penghancur demokrasi”ujar Indiska.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed