by

Potensi Besar Naiknya Partai Demokrat Pada Pemilu 2024

Partai Demokrat memiliki potensi besar dalam mendulang suara, pada pemilu tahun 2024 mendatang, yang didominasi oleh para pemilih dari kaum millennial dan kritis.

Rasa optimisme ini dilihat dari banyak faktor yang menjadi indikator Partai Demokrat naik daun dan akan kembali menduduki puncak kejayaan di pemilu 2024. Faktor-faktor tersebut, Adalah :
Pertama : Figur Ketum Demokrat AHY dan Anisa Pohan yang menjadi idola kaum Millenial dan kaum kritis.

Kedua adalah Sikap AHY yang tegas terutama pada UU Minerba juga UU cipta kerja, membuat Demokrat terang bersinar dibanding partai oposisi lain.

Ketiga ialah Partai Demokrat telah melakukan sosialisasi besar-besaran di berbagai penjuru dengan bilboard dan alat peraga kampanye lain dan juga disertai pelayanan yang masif melalui program peduli UKM dan program wifi gratis sebagai agenda melawan dampak covid-19.

Tak heran jika Pemprov DKI Jakarta memberi penghargaan ke Demokrat, dalam membantu pemerintah untuk melawan penyebaran covid-19 sejak tahun 2020 yang lalu.

Disisi lain bahwa Partai Demokrat masih banyak mempunyai loyalis SBY dan AHY yang selalu mensosialisasikan program program partai Demokrat dan sosok kepemimpinan AHY, salah satunya adalah Sayap Partai Demokrat (BMI) dan juga orsyap yang lain.

Bintang Muda Indonesia (BMI), sebagai kaki dan tangan Partai Demokrat dan juga karena mengidolakan AHY, selalu gencar melakukan silaturahmi dan mengunjungi para tokoh Agama (Habaib dan Kyai) di setiap daerah dan kampung-kampung di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan seringnya silaturahmi niscaya bakal membuat santri bertambah suka kepada Demokrat. Bahkan, BMI juga telah membentuk Forum Pesantren Desa untuk jejaring sampai pesantren kampung.

Selain tokoh Agama, Partai Demokrat melalui BMI juga mendapat simpatik dan dukungan dari kalangan akademisi dan aktifis yaitu dari alumni mahasiswa seperti dari mantan Fungsionaris Kohati PB HMI, Fitrianova Asriani yang kini dipercaya sebagai Koordinator Nasional DRUPADI, lembaga khusus perempuan BMI. Disamping itu, juga aktifis GMNI, PMKRI, PMII, IMM, seniman, artis muda, juga ormas kepemudaan lainya.

Mereka semua memilih melabuhkan diri ke perjuangan sayap Demokrat BMI dan sekaligus menjadi Punggawa utama di organisasi BMI ini, akan menjadi daya magnet bagi kaum terpelajar, secara otomatis suara kalangan Mahasiswa akan terjaring meskipun BMI belum membentuk sayap atau lembaga di Mahasiswa atau kampus.

Dan Pemuda di Desa pun merasakan betul buah kebijakan SBY dimasa lalu yang melahirkan kebijakan dana desa. Dana desa diantaranya juga membuat pemuda berdaya, bersekolah, termasuk pemberdayaan karang taruna dan salah satu kader demokrat Didik Mukrianto, dipercaya menjadi ketua karang tarunanya. Ini membuktikan bahwa Partai Demokrat disukai di hati pemuda dan masyarakat luas.

Bukan hanya itu, beberapa Komunitas disabilitas ikut memberikan dorongan ke Partai Demokrat yang mana PD memiliki fokus pada komunitas ini termasuk juga dukungan Budayawan karena SBY sendiri adalah sosok pencinta seni dan suka membuat lagu.

Di situasi dan kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, jumlah pengangguran akibat PHK dan ekonomi yang lesu tentu akan membuat sejumlah komunitas dan masyarakat yang kecewa terhadap pemerintah akan memiliki kemarahan dan akan berpaling dari partai pendukung pemerintah.

Kaum muda yang merasakan nikmatnya jadi petani di era SBY seperti mendapat program PUAP dan lainnya akan memilih kembali ke masa damai zaman SBY, dimana dimasa SBY kerja-kerja nyata membantu petani riil dilakukan bahkan Indonesia akhirnya jadi swasembada beras.

Kaum profesional millenial seperti Artis Indiska Handiana dan lainnya juga turut serta ikut mendukung Partai Demokrat dengan aktif di sayap Demokrat BMI juga menjadi Seknas Drupadi BMI (Kalangan Perempuan BMI). Kaum Millenial dan kritis selalu menempatkan Nasionalis religius sebagai pilihan yang membuat partai masuk tiga besar.

Partai Demokrat menjadi partai yang kini minim kasus korupsi disaat partai lain kini terkena kasus Lobster, bansos dan lainnya. Pilihan terhadap Demokrat tentu menjadi hal menarik kaum millenial.

Solidaritas menjaga Demokrasi membuat Demokrat yang diganggu Moeldoko malah membuat Demokrat naik ratingnya terutama dikalangan pejuang demokrasi melebihi sekat batas apapun warna, ideologi dan golongan. Itu menjadi modal silahturrahmi awal mengajak mereka membersamai Demokrat menjaga negeri ini.

Disadari atau tidak bahwa figur SBY dirindukan kaum millenial dan ini lapisannya baik di kalangan santri maupun abangan merata karena figur SBY dimata Millenial adalah nasionalis-religius.

Partai Demokrat saat ini memiliki sayap partai yang fenomenal yaitu BMI, dalam waktu setahun BMI mampu melakukan berbagai deklarasi dan pelantikan diberbagai provinsi dan daerah.
Anggota dan kader BMI, 80% pemuda dan masyarakat yang belum berpartai, dan masuk BMI mereka berharap suara suara mereka tertampung untuk mengantarkan AHY menjadi pemimpin Bangsa ini.

* Oleh. Farkhan Evendi

(Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia)

_Wa Allahu a’lam🙏
(Juni 2021)_

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed