by

Safari Kerakyatan, Langkah Ketum BMI Sentuh Desa ke Desa

SLAWI – DPN BMI menyebut anggaran dana desa yang dikucurkan pemerintah belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Anggaran senilai Rp 70 triliun yang dikucurkan pemerintah selama ini hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur di desa saja.” Dana yang besar itu belum menghasilkan program yang bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujar lency Pramono, departemen kajian opini Publik DPN BMI

Lency menyebut BMI dibentuk untuk memajukan petani dan desa.

“Dana Desa yang begitu tambun hanya berbuah pembangunan infrastruktur, tidak berhasil menjamin kesejahteraan masyarakat desa.”ujarnya

Kritik yang dilontarkan BMI karena di era kekinian ini lumbung produk pangan nasional bukan bersumber dari desa, tetapi import. Sedangkan, kita ketahui bahwa mayoritas penduduk desa di Indonesia berprofesi sebagai petani.

“BMI akan giatkan safari ke desa – desa menyapa langsung rakyat, menampung aspirasi mereka karena pula kita berasal dari rakyat dan kekuatan riil kita tentu adalah desa-desa” ujar Lency

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed