by

Saksi Fakta Demokrat Bantah Kalim Kubu Moeldoko

JAKARTA – Tim hukum DPP Partai Demokrat yakin saksi fakta yang mereka hadirkan di sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta, Kamis, dapat membatalkan klaim yang diajukan oleh pengacara kubu Moeldoko.

Saksi-saksi fakta yang dihadirkan oleh Partai Demokrat akan menerangkan situasi pada Kongres Kelima Partai Demokrat pada 2020 dan pertemuan di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Maret 2021, kata Kuasa Hukum Partai Demokrat Heru Widodo sebelum masuk ruang sidang di PTUN Jakarta.

“Nanti akan kami adu dengan saksi-saksi (kubu Moeldoko, red.),” ucap Heru.

“Insya Allah, kami tambah optimistis, kalau kemarin kami optimistis, sekarang kami tambah optimistis bahwa gugatan (kubu Moeldoko, red.) tidak mempunyai kekuatan hukum,” ujar Heru yang memberi keterangan bersama Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

Kuasa Hukum Demokrat lainnya, Hamdan Zoelva, sebelumnya menyampaikan saksi fakta yang diajukan pihaknya akan menunjukkan pertemuan di Sibolangit tidak memenuhi syarat untuk disebut sebagai kongres luar biasa.

Dalam sidang, Kuasa Hukum Demokrat berencana menghadirkan empat saksi fakta, antara lain Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan, Bupati Karawang Celica Nurrachadiana, dan Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka.

Majelis Hakim PTUN Jakarta, yang dipimpin oleh Enrico Simanjuntak melanjutkan sidang untuk nomor perkara 150/G/2021/PTUN.JKT.

Sementara itu ketua umum DPN BMI Farkhan Evendi saat diwawancara dan dimintai tanggapannya mengatakan,

“SIPOL atau Sistem Informasi Partai Politik merupakan pusat data KPU yang menyimpan data-data mengenai partai politik dan daftar pengurus resmi. Sementara kita semua tahu bahwa yang datang ke KLB Deliserdang adalah orang yang bukan pengurus sah. Suatu hal yang aneh jika sidang ini dilanjutkan.” Ujar Farkhan Evendi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed