by

Tiga Zikir Ketum DPN BMI

BANYUWANGI – DPN BMI menyebut sosok Cak Farkhan adalah sosok yang menjalankan tiga zikir

Pertama zikir dalam arti ritual dimana cak farkhan selalu berzikir disaat ibadah dengan begitu lama dan khusyuk

“Kedua zikir sosial, bahwa disetiap bertemu dengan orang lemah dan duafa cak farkhan selalu menitipkan sedikit rezeki tanpa berpikir dia memang membutuhkan atau pura pura cacat dan sebagainya karena memberi pasti yang menerima adalah gusti allah, zikir sosial ini dilakukan selama uang yang dibawa di kantong masih ada”ujar Banar Sultoni, Departemen media DPN BMi

Ketiga adalah zikir politik dimana dunia politik yang penuh licin menjadi medan tasawuf Cak farkhan dalam menggapai ridho illahi

“Kalau di Sumbar Cak farkhan ini bisa disebut Buya, tapi dia tak menyandang gelar gus atau apapun di BMI seperti halnya Gus yahya andai tak di PB NU mungkin lebih nyaman tanpa gelar Gus”tegasnya

Farkhan Evendi yang kini dikenal juga melalui slogan Cak Farkhan Sahabatku atau Cak Farkhan Koncoku berhasil membawa BMI menjadi kekuatan lingkungan sosial baru di demokrat yang kegiatannya di berbagai daerah terus menerus hidup

Konsolidasi yang dilakukan cak farkhan bukanlah seberat yang dilakukan organisasi formal melainkan gerakan sederhana yang terus menerus dan tidak ekslusif

Selain itu, melalui pengakuan Sultoni dalam kesaksian mendampingi ketum BMI keliling nusantara, banyak kegiatan spontan dan tak dirancang dilakukan Ketum BMI, misalnya tiba-tiba berhenti sejenak dipinggir jalan, lalu lewatlah sesok wanita tua membawa anaknya dan spontan langsung cak fakhan memberi salam dan memberi uang seadanya dikantong.

“Tindakan-tindakan semacam ini sering saya lihat dan juga teman-teman yang ikut dengannya, dan kami memakluminya, kami juga yakin biasanya setelah itu ada kejadian yang akan terjadi”cerita Toni sapaan akrab sultoni

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed