by

Undang Influencer Kelas Kakap, Kapan Sandi Mau Berdayakan Influencer Menengah

Bintang Muda Indonesia, mengkritisi langkah-langkah pemerintah kerap mengundang Influencer sekelas Raffi Ahmad, Sandi Uno dikritik karena itu artinya lebih suka mengurus pelaku ekonomi kelas kakap.

“Pada promosi desa wisata misalkan kenapa tak undang influencer yang lebih muda dan baru misalkan, katanya mengurus ekonomi kreatif buat kepentingan rakyat, ini apa rakyat kelas atas saja yang diajak” ujar Nanang Rifai, Seketaris Departemen Kajian Publik DPN BMI.

Nanang menyebut di hari menjelang peringatan hari lahir pancasila, Sandi harus memahami betul butir keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

“Ekonomi kreatif kita perlu dikawal betul, utamanya yang kecil-kecil, kalau mau belagak nyari kolaborasi yang besar-besar saja ngomong saja terus terang, biar nanti rakyat kecil tak usah pilih Sandi Uno” ujar Nanang.

Bagi BMI, Sandi Uno tak memiliki spirit kepahlawanan untuk millenial di tataran UKM dalam mengembangkan usahanya termasuk usaha yang dilaksanakan dengan ekonomi digital.

“Misal saat peresmian desa wisata, kenapa tak memakai saja influencer lokal, apa urusannya sama Raffi Ahmad, toh yang datang ke desa wisata itu realistis saja pasti sekitar desa wisata itu” ujar Nanang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed